Risau Hati
Risau Hati
Wahai jiwa yang kadang kala berkecambuk
Wajah yang kian tertunduk
Saat sang intan menetes membentuk aliran
Butir-butir bening pecah tak beraturan
Oh Tuhan semesta alam
Untuk apa tenggelam dimasa yang kelam
Berubahlah terang-benderang dikala pagi
Sang mentari kan menyinari
Tataplah kedepan
Masa sekarang tidaklah merisaukan
Perjuangan adalah semangat kebanggaan
Yang dapat kau kenang dan ceritakan
Banyumas, 29/4/2020 21:17