Bunga pun Layu
Bunga pun Layu
Biarlah saat aku mengingatmu
Aku mengingat Tuhan
Agar tak berbekas luka atas kerinduan
Menjatuhkan butiran bening disana
Hati wanita tidaklah sama dengan pria
Hati tak bisa di bohongi
Meski duka kian menerpa
Rasa ego yang merana
Membaca kisah cinta yang penuh rintangan
Sejarah cinta antara kau dan aku
Butiran debu yang berhamburan
Menempel pada kaca
Melihatnya terasa samar
Wajah-wajah sayunya temaram
Terhapus oleh tangan
Tanpa genggaman semangat darimu
Bunga-bunga pun layu
Tak bermekaran kembali
Tak tersiram air cintamu
Yang menghidupi setiap senyumnya
Banyumas, 5/6/2020 12:25